Kendati mungkin hanya bertahan selama 24 jam, saat ini Manchester United mampu menguasai pucuk klasemen sementara Premier League usai mengatasi Bolton Wanderers 1-0. Adalah Dimitar Berbatov yang menjadi pahlawan lewat gol tunggalnya di Reebok Stadium, Sabtu (17/1/2009) malam WIB.
Yang bikin kian dramatis, gol bomber internasional Bulgaria tersebut lahir di masa injury time.
Donasi tiga angka ini mengatarkan MU duduk di singgasana puncak klasemen sementara dengan koleksi 47 poin. Namun, The Reds masih bisa menyalip mereka lagi apabila bisa mengalahkan Everton pada hari Senin besok. Adapun Bolton masih tertahan di posisi 12 dengan mengemas 23 poin.
Kendati menguasai jalannya laga sejak awal, MU sepertinya kesulitan mengoyak gawang Bolton. Selain buruknya penyelesaian akhir, kegemilangan penampilan kiper Bolton Jussi Jaaskelainen menjadi batu penghalangnya.
Setelah upaya Darren Flatcher di menit kedelapan mampu dipatahkan lini pertahanan Bolton, tendangan voli dari Dimitar Berbatov lima menit kemudian memanfaatkan umpan sundulan Carlos Tevez juga masih melambung.
Tiga peluang di babak pertama Cristiano Ronaldo, masing-masing dimenit 20, 35 dan 42 masih melayang. Satu melebar, adapun dua lainnya mampu dipatahkan kiper Jaaskelainen.
Bukannya tanpa peluang, Bolton juga sempat membuat MU ketar-ketir. Setelah tembakan dari Ricardo Gadner di menit 18 melebar, giliran tembakan keras kaki kanan Fabrice Muamba dari luar kotak penalti di menit 27 dipatahkan kiper Edwin van Der Sar.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Justru Bolton yang memiliki peluang pertama di babak kedua. Berawal dari umpan Gardner di sisi kiri, bola kemudian disundul dengan sempurna oleh Kevin Davies di menit 56. Sial baginya, tandukannya melambung tipis di atas mistar gawang.
MU lantas bereaksi. Memasuki menit 62, tendang bebas Ronaldo kembali mampu dipatahkan Jussi Jaaskelainen.
Setelah itu MU kian kesetanan dalam memperok-porandakan lini pertahanan Bolton. Menit 80, Tevez mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol, usai berhasil menyundul umpan lambung Ryan Giggs. Namun, Jaaskelainen dengan mudah berhasil menangkapnya.
Kebuntuan MU akhirnya pecah di menit 89. Gol ini diawali oleh umpan terobosan Giggs kepada Tevez. Striker asal Argentina itu pun kemudian melepaskan umpan lambung kepada berbatov yang tak terkawal di kotak penalti. Berbatov pun lantas menyongsong bola dengan tandukan yang kemudian mampu merobek gawang Jaaskelainen. Skor 1-0 untuk MU inipun menjadi hasil akhir.